Thanks God

Malam ini tgl 30 April 2013, berbeda dengan malam-malam sebelumnya. Kali ini saya membebaskan diri dari email, youtube, social media, news dll. Saya berada di kamar anakku, barusan saya selesai berdoa bersama dengan dia dan ketika dia sudah tertidur hanya keheningan ruangan dan suara AC yg terdengar. Mendadak Perasaan syukur yang sangat amat mendalam melandaku.

Sambil memandang anakku tidur, hatiku berkata, ternyata aku bisa punya anak juga ya ? wakakakaka…. gini…. masalahnya kalau ingat jaman dulu, perjuangan berat untuk aku bisa dapat istri. Dan sekarang aku dipercayakan Tuhan memiliki Istri dan anak-anak yang luar biasa. Thanks God

Kupandangi kamar anakku dan suasana yang sunyi dan menyenangkan di tempat aku tinggal aku keheranan kok bisa ya aku ada didalamnya? Engkau sungguh baik Tuhan, Lebih dari apa yang kupikirkan itulah yg selalu kau berikan kepadaku. Thanks God.

 

Malam ini pun aku memikirkan usahaku, tambah terheran-heran lagi rasanya…. kok bisa ya aku punya perusahaan Export, yg berjalan dengan baik. Thanks God

Aku mengingat kembali pada tahun 1996 pada saat aku kuliah, saya banyak belajar Tentang Kasih Karunia, malam ini sangat terasa karena hal itulah yang terjadi.

Semua ini pemberianmu Tuhan, tidak ada alasan bagiku untuk sombong dan memegahkan diri bahwa semua ini semata-mata karena hasil dari usahaku.

Oh..Tuhan…
Engkaulah yang berkuasa atasku
Engkau yang berdaulat atasku
Aku bukannya aku lagi….

Manusia selalu dikuasai, dia tidak pernah independent pasti ada yang menguasainya. Tinggal siapa yang menguasainya.

Malam ini aku merasa merdeka karena aku sadar yang menguasaiku adalah Tuhan, karena aku terbelenggu ketika yang menguasaiku adalah dosa, keinginan daging, keinginan mata, keangkuhan hidup dan hawa nafsu dunia.

Tiba-tiba jari-jemari tanganku mulai menghitung sepertinya jumlah jariku cukup untuk menghitung jumlah amal perbuatan baikku. Bisakah amal baikku ini mampu untuk membeli SurgaMu ? saya rasa tidak, karena besok mungkin akan tertimpa lagi dengan dosaku.

Engkau tahu Tuhan, bahwa amal perbuatan baikku tidak akan pernah mampu membeli Surgamu, karena itu Engkau mengirimkan Yesus, yang mati di Salibkan untuk menebus dosaku sehingga aku bisa mendapatkan surgaMu, dan dengan hanya dengan iman percaya aku mendapatkan, yang aku lakukan adalah Percaya bahwa Yesus telah menebus dosaku….. Thanks God

Semakin lengkap kemerdekaanku, Terima kasih Tuhan
@greatponco

Traveling Ke USA

Ini merupakan perjalanan yg cukup emosional buat saya, karena untuk pergi ke Amerika merupakan cita-cita saya semenjak kecil. Sebenarnya saya ingin melakukan perjalan ke USA sudah sejak dulu sebelum saya pergi ke Eropa, tetapi karena pengurusan visa yang begitu susah maka saya memutusakan perjalanan ke eropa dulu, supaya nanti ketika apply visa amerika saya punya sejarah bahwa saya sudah pernah pergi keliling eropa, dan itu ternyata benar, saya mendapatkan visa amerika dengan lumayan mudah karena ada record bahwa saya sudah keliling eropa.

Berikut ini adalah Rete perjalanan saya.
Jepara-Semarang-Jakarta-Tiwan-San francisco-San Jose – Palo Alto (daerah silicon valley) San Francisco -San Jose – Las vegas – Grand Canyon (Arizona) – Las Vegas – Los Angeles – Santa Monica – baverly hill – Holiwood – San Pedro – Los Angeles – San Francisco – San Jose – Union City – San Jose – San francisco – Minneapolis – Baltimore – Philadelphia – Washington – Gaithersburg – Washington – gaithersburg – harrisburg – coning city – buffalo – Niagara falls – Toronto – ottawa – thousands island -montreal – quebec city – Boston – New york – San Francisco – Taiwan – Jakarta – Semarang – Jepara

20 juli 2012 saya berangkat ke San Francisco dari sana saya di jemput oleh shuttle bus dari hotel kami, kami tidur di Hotel Best Western Plus di dekat bandara san francisco. Pagi harinya kami berdua bersama mas heris di jemput oleh customer saya, dia tinggal di daerah silicon velley wilayah san jose. Setelah kita selesai membicarakan business untuk tahun depan dan beberapa hal yg harus kita perhatikan dan perbaiki, hari berikutnya saya ber wisata mengunjungi silicon valley diantaranya kantor adobe, google, yahoo, apple di kawasan apple kami membeli beberapa barang yaitu kaos, ipod Nano dan jaket. Terus terang saya sangat senang sekali karena saya sangat suka dengan product apple dan saya bisa membeli di pusatnya langsung. Ketika kita pergi ke kantornya google saya sangat senang juga, saya bisa menikmati dan mengendarai sepeda google kantor apple dan google sangatlah luas wilayahnya. Kita bisa melihatnya di Google earth.

Di Kantor Pusat Google

Google


Di Apple Campus
Toko Apple di kantor pusat Apple

 Yahoo

Yahoo
 Thech Museum
Hari Berikutnya kami Pergi kembali lagi ke San francisco Kami ber foto-foto di Golden Gate Bridge. lalu kita makan siang di restaurant dekat dermaga. setelah itu kita mengelilingi kota San Francisco bersama mobil customer saya. karena waktunya kurang banyak sehingga kita merasa kurang puas.


Golden gate

Jalan di jembatan
 Bersama Mas Heris dan Customer

Dari San Francisco kami kembali lagi ke San Jose dan esok harinya kami terbang ke Las vegas


Las Vegas

Bandara las vegas
 Luxor Hotel (kami menginap disini) hotelnya sangat besar dan mewah, didalamnya isinya casino dll.
Kami lanjudkan perjalanan kami ke Grand Canyon di daerah Arizona, tempat yg luar biasa, dan menakjubkan, kami berkesempatan keliling grand canyon menaiki Helicopter, sungguh menyenangkan.


Kami Lanjudkan Perjalanan kami ke Los Angeles, Dikota ini banyak sekali Imigran yg tidak legal, suasana kotanya tidak se bersih kota sanfrancisco atau daerah silicon valley.



Didaerah Baverly Hill

Rodeo street
Hall Of Fame Holliwood
 Holliwood Sight

Bersambung :) capek postingnya :)

 
 

TULISAN DI CARTON BOX

Carton Box

Carton Box

TULISAN DI CARTON BOX

Ini bukan Carton Box biasa…..saudaraku!!!
Buka lebar2 mata kita.
Gimana…. Sudah kah terlihat jelas….?

OK kawanku mari kita lihat dengan seksama
Carton Box ini  melambangkan perwujudan mimpi dari seorang anak kecil
Carton Box ini hasil kerja keras sekelompok masyarakat
Carton Box ini buah tangang dari kerja keras dari ibu-ibu dan bapak-bapak untuk memberi makan keluarganya dan menyekolahkan anak-anaknya
Carton Box ini Hasil kerja keras para pahlawan ekonomi Indonesia
Carton Box ini menghasilkan devisa
Karena Carton Box ini ada di beberapa benua, Eropa, Amerika, Australia, dan Asia
Karton box ini sangat Nasionalis

Yang special dari karton box ini adalah Karena bertuliskan “MADE IN INDONESIA”

Wahai kawanku bikinlah tulisan ini di karton boxmu juga
Jangan kamu cuek, kamu harus mengusahakan dengan keras untuk menulisnya di kartonmu.
Kawanku…… aku bisa menuliskan dikartonku. Demikian juga dengan kamu, kamu pasti BISA menuliskannya. Karena siapakah aku? aku orang biasa seperti kamu, yang semangat, gigih dalam berjuang, optimis dalam menghadapi hidup, pantang menyerah dan yang akan selalu beruntung dan bisa meraih mimpinya..

Semoga…. setelah kamu membaca coretan ini engkau mau memulainya.

Salam hangat dari Orang-orang Jepara.

Dan @Greatponco mengucapkan terima kasih, hormat dan salut buat masyarakat JEPARA….. saudaraku semua, kalian memang membanggakan.

by Greatponco

 

 

Pengusaha identik dengan “Saluran Berkat bagi sesama”

Angan-anganku untuk menjadi pengusaha sebenarnya tidak lain hanya bagaimana saya bisa lebih makmur dibandingkan ketika saya bekerja sebagai karyawan sebelumnya, karena sudah terhitung saya sudah bekerja di 3 tempat yang berbeda sebagai karyawan tetapi kemakmuran saya sangat jauh dari cita-citaku sejak kecil yang ingin keliling dunia hehehehe.

Kini setelah menjadi pengusaha memang kemakmuran saya bertambah dan jauh melampaui apa yang saya cita-citakan. Saya kembali ingat akan Firman Tuhan yang tertulis dalam alkitab di Efesus 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan  jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan  atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.
Hal ini benar-benar saya nikmati….. Oh Tuhan Terima kasih banyak… Bagimu Segala Pujian Hormat dan syukurku.

Hari demi hari saya menikmati menjadi seorang pengusaha, ada suka dan ada duka but terus terang lebih banyak sukanya :) Sampai suatu saat ketika saya berbincang dengan karyawan dan supplier, saya menemukan suatu kesimpulan yang cukup membuat saya sangat bersuka cita dan bersemangat, karena apa ? Ternyata mereka mendoakan saya dan mendoakan perusahaanku supaya tetap lancar. Mereka mendoakan kalau perusahaan saya berjalan lancar tentu mereka juga akan lancar dalam financial mereka. Sejak saat itu saya semakin semangat dan selalu berusaha keras untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan dan memberi servis yang bagus. Saya yakin doa mereka akan membuat semagat saya dan akan membuat perusahaan saya semakin lancar.

Dan saya juga berfikiri bahwa kita juga bisa menjadi jawaban doa buat mereka yaitu dalam perkara financial. Karena itu saya bisa mengatakan bahwa Menjadi jawaban doa bagi orang lain adalah kerinduan kita semua. Dan seorang entrepreneur memiliki banyak peluang untuk melakukannya.

Seburuk-buruknya pengusaha dia tetap akan mengusahakan perusahaannya berjalan lancar bukan ? dan dia pasti punya karyawan dan karyawannya pasti di gaji :)

by Greatponco

Kalo kerja beri yang terbaik dan harus untung

Hari ini Saya mendapat pelajaran yang berharga dari sebuah email yang saya terima dari pembeli saya dari Prancis. Sudah selama 2 Tahun ini dia membeli furniture dari perusahaan saya PT. PRESIDENT FURNITURE. Emailnya berisi bahwa dia Memesan beberapa Kontainer Furniture.

Cerita sebelumnya adalah, beberapa minggu dari hari ini Sang Pembeli datang ke Jepara untuk berdiskusi dengan saya mengenai persaingan yang ketat di Prancis dan sebelum datang Menemui saya dia sudah email bahwa dia meminta untuk harga harus di turunkan, dan kalau tidak dia tidak akan membeli lagi furniture ke saya. Intinya adalah di harga dan bukan kualitas.

Sama seperti halnya kami melayani pembeli, kami selalu memberikan yang maximal termasuk saya melayani dia. Dan dalam Hitungan kami harga tersebut tidak bisa sama sekali untuk dikurangi lagi. Maka dengan sangat berat hati saya tidak mau untuk menurunkan harga.

Saya sudah membayangkan konsekwensinya, bahwa dia akan meninggalkan saya. Padahal dia adalah salah satu pembeli yang lumayan besar buat kami dan keuangannya baik sekali. Jadi terus terang saya merasa sedih.

Lalu dia tinggal di Daerah saya dan beberapa kota di jawa tengah selama 1 minggu untuk resource ( mencari lagi suplier pengganti saya ) dan makin yakin saya kalau dia tidak lagi membeli ke saya. Ditambah lagi dengan kata2 good bye dan this is the end of our business…. pada saat meeting terakhir kali dengan saya.

Sejak hari itu kalo saya lagi nonton tipi dan ada ilklan sebuah Operator telpon langsung aku pindah chanel soalnya di iklan itu berulang-ulang mengatakan “Kamu, aku End….Lu gue End….. Lu gue End…..” eeee ternyata gak di tipi aja, anak saya yang paling kecil juga…. juga sering ngomong gitu… “kamu end…. kamu end….” hahahahaha saya selalu tertawa tapi dalam batin saya menangis karena ingat kejadian itu.

Hari ini adalah hari kemenangan dan kesuksesan buat saya. Karena ternyata pembeli saya Masih membeli lagi kepada saya…. dan memang dia tidak complain kualitas kepada saya tapi komplain harga kesaya….

Pesan saya buat para Marketers, kalo kita kerja… berilah yang terbaik berikan harga yang paling reasonable sesuai kerja yang kita lakukan…. jangan takut gertakan pembeli dan kita kerja harus untung.

Salam Marketing
GreatPonco

Visa Amerika

Hari ini saya merasa sangat lega…. plong banget deh rasanya. Beberapa minggu lalu saya dan rekan bisnis saya apply USA visa, untuk mengurus Visa America memang sangat berbeda dibanding dg Eropa dan negara lain. Semuanya harus disusun sendiri, untuk pendaftarannya melalui Online, berbeda dengan pengalaman saya waktu ke eropa, saya cukup memberikannya kepada travel agent untuk mengurusnya dan tanpa saya harus wawancara, saya bisa mendapatkan visa. Link untuk daftar visa america ada disini https://ceac.state.gov/genniv/ Jangan lupa setiap data yang anda isi anda salin atau print karena itu akan menjadi bahan pertanyaan pada saat wawancara, misal kamu nanti mau kemana aja, tujuannya ngapain ke amerika, perkerjaanmu apa, apa jabatanmu dll.

Sebelum saya wawancara, saya banyak bertanya kepada teman2 yang pernah apply visa, kebetulan saya bertanya kepada teman yang lulus dan tidak. dari semua pengalaman mereka, intinya pertanyaan adalah mengarah apakah kita yg akan ke amerika itu nanti balik lagi ke negara asalnya? Makanya cari alasan bagaimana si pewawancara bisa merasa yakin kalau kita bakal balik. Wuah….. aku mempersiapkan semuanya dokumen perusahaan, laporan keuangan perusahaan, data export dan data, Invitation Letter dari Buyer saya yg dari amrik juga saya bawa. Pokoke apa aja saya bawa, Hampir satu kopor besartuh, sampai sertifikat rumah tanah saya bawa semua, termasuk reckening koran account bank Pribadi saya juga saya bawa, tentu setelah saya isi dalam jumlah yang cukup lumayan dan semua itu aku bawa masuk wawancara….. berat banget….

Wawancara:
Tibalah saatnya wawancara, dia nanya gini :
Q :What is your name :
A : Ponco Suhirno
Q : What is your job? and what do  you do ?
A : I am the owner of my company
Q : Where you will go in USA?
A : California, Nevada, New York
Q : So you have been in Europe before ? what are you doing in Europe?
A : I am visit my customer
Q : And what are you doing in USA
A : Visit my customer and vacation
Q : OK ( sambil memandangi saya dan data waktu apply online)
Lalu dia memberi kertas putih, disitu tertulis ” selamat permohonan visa anda di terima, visa anda akan kami kirim 2-4 hari lagi”
Gitu aja….. gak nyampek 3 menit, dokumen segitu banyaknya yg udah aku siapkan gak ditanyain…. ( tapi gak papa yg penting aku sudah persiapkan semua yg terbaik)
Dan hari ini saya trima Visanya wih…. aku langsung dikasih 5 tahun…. aseeek bisa jalan2 tiap tahun ke amrik nih…..

 

 

Cita2 Politisi vs Cita2 Pengusaha

Kehidupan ini penuh dengan kisah yang menakjubkan. Mari simak cerita ini kawan :

Ada seorang anak yg memiliki cita2 menjadi seorang politisi, dia orang baik, dan cita-citanyapun sangat mulia yaitu “Ingin mensejahterakan masyarakat”. Singkat cerita dia menjadi seorang politisi dan berhasil menjadi wakil rakyat… Berat sekali buat dia untuk menjadi lurus karena lingkungannya mengkondisikan dia untuk bengkok. Lama-kelamaan dia menikmati sesuatu yg bengkok2 tadi… Lalu cita2nya dari awal tadi kian hari kian Sirna… Dan berbalik arah yang semula “Ingin mensejahterakan Masyarakat ” kenyataannya malah menjadi “Mensengsarakan Masyarakat” tentu karena bengkonnya :(

Dilain pihak ada seorang anak dia bercita2 jadi Pengusaha: dia memiliki cita2 yang terlihat egois “Aku ingin menjadi orang yg kaya dan punya mobil mewah, rumah mewah, dan bisa keliling dunia”…. Singkat cerita anak ini menjadi pengusaha yg sukses dan perusahaannya maju dan memiliki karyawan yang banyak… Dia menjadi tumpuan harapan bagi banyak orang.

Pada awalnya dia tidak memiliki pikiran untuk berbuat baik buat orang lain, apa lagi mensejahterakan orang. Tetapi kenyataanya dia menjadi sumber berkat. Bahkan mungkin sampai saat ini pun dia gak sadar kalau dia udah berbuat baik…. Wong yg dia pikirkan cuma ” bagaimana supaya untung…? ” Hehehe

Nah… Saudara dan saudariku sebangsa dan setanah air sekalian…. Bangsa ini perlu lebih banyak pengusaha dibanding politisi….. Lihat tuh… Pengusaha yg cita2nya egois pun kenyataannya dia bisa mensejahterakan orang…. Apalagi pengusaha yg memiliki Visi, misi, berketuhanan yang Maha Esa…..

Salam Semangat empat lima… Merdeka!!!!

By…. Ponco S.

Gerakan Social Entrepreneurship yang mengubah dunia

Social Entrepreneurship

Social Entrepreneurship

Istilah social entrepreneurship kadang membuat orang merasa rancu. Bagaimana sebuah kegiatan usaha yang biasanya bertujuan menghasilkan profit sebesar-besarnya dapat jalan bersama dengan kegiatan sosial yang biasanya justru menghabiskan banyak uang, bukan menghasilkan uang. Apakah ini berarti social entrepreneurship sama dengan CSR (Corporate Social Responsibility)? Jauh berbeda.

Social Entrepreneur mengidentifikasi dan memecahkan masalah social dalam skala besar. Sama seperti entrepreneur yang membangun dan mengubah industry, social entrepreneur bertindak sebagai agen perubahan bagi masyarakat. Merebut kesempatan yang dilewatkan oleh orang lain dalam rangka memperbaiki sistem, menciptakan pendekatan baru dan memajukan solusi berkelanjutan yang menciptakan nilai sosial.

Tidak seperti entrepreneur biasa, social entrepreneur memiliki tujuan utama untuk menghasilkan “nilai sosial” daripada keuntugan. Tidak pula seperti kegiatan non-profit pada umumnya, pekerjaan mereka tidak ditargetkan pada hasil instant dan efek skala kecil, tetapi membuat perubahan jangka panjang.

Pekerjaan dari seorang social entrepreneur adalah mengidentifikasi masalah sosial dan memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut. Ia mengidentifikasi masalah dan menemukan solusi yang dapat disebarluaskan kepada kelompok masyarakat lainnya yang pada akhirnya membuat perubahan besar.

Mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah sosial dalam skala besar membutuhkan seseorang yang memiliki visi dan kesungguhan dalam menghadapi berbagai tantangan dan rintangan. Pada intinya, seorang social entrepreneur didorong oleh keinginan untuk bermanfaat bagi banyak orang terutama mereka yang tertindas dan termarginalisasi dan membukakan peluang baru bagi mereka untuk merubah hidup mereka sendiri.

Dua puluh tahun belakangan ini telah terjadi ledakan dalam jumlah entrepreneur dan kompetisi yang sehat di wilayah sosial. Membuktikan sebuah teori yang sudah terungkap di zaman industri kereta api di Amerika, pasar saham, dan revolusi digital, yaitu “Tidak ada yang lebih hebat dari sebuah ide besar yang berada di tangan seorang entrepreneur kelas elit”.

Revolusi ini telah merubah fundamental dari masyarakat kita bersosialisasi dan melakukan pendekatan terhadap masalah-masalah yang mereka hadapi.

Cerita-cerita mengenai pahlawan-pahlawan social entrepreneur yang inovasi mereka telah berhasil memberikan listrik, air, obat-obatan dan peralatan lainnya yang bermanfaat bagi sebuah kelompok masyarakat ataupun menghadirkan sumber daya sudah banyak didengar terutama di negara-negara berkembang. Setiap cerita menggambarkan bagaimana sebuah ide sederhana dapat menyelesaikan sebuah masalah besar jika digabungkan dengan tekad seorang entrepreneur dalam berusaha.

Merajut Mimpi

http://nurfysawcaz.wordpress.com/2010/04/26/merajut-ukhuwah/

http://nurfysawcaz.wordpress.com

Pernahkan anda memiliki keinginan, ingin menjadi apa? Seperti apa ? Sama seperti siapa? hal tersebut merupakan impian anda. Lalu apa yang anda lakukan ketika anda memiliki pemikiran demikian?

1. Respon
Respon adalah hal yang penting tidak usah berpikir apa yg kamu lakukan benar atau salah dulu yang penting anda meresponi apa yang menjadi impian saudara, ambil tindakan yang nyata yang kelihatannya mengarah kemimpi anda. Mulai sekarang, lakukan yang terbaik, sukses atau tidak urusan belakangan, yang penting udah melakukan yang terbaik dan semaksimal mungkin yang anda mampu. Jadikan mimpimu itu menjadi kekuatanmu. Nyatakan keinginanmu kepada Tuhan (doa),
Ada cerita lucu ketika saya berusaha meresponi apa yang menjadi mimpi saya (Pada saat itu saya berpikir ingin manjadi Exporter). Begini ceritanya Pada saat saya melamar calon istri saya saya memiliki uang sebanyak 3 juta rupiah, tentunya saya mengumpulkannya berbulan-bulan. Nah karena saya ingin mempunyai rejeki Dolar Amerika maka pada saat itu saya harus menyerahkan dolar amerika ke tunangan saya, singkat cerita saya membeli USD100 (kejadian thn 2002 bulan Desember waktu itu usd:idr 10.100) lalu saya sisihkan 1jt rupiah, saya tata rapi, kemudian sisanya saya belikan kalung, gelang, dan anting2 dari emas hahaha tau kan uang segitu (sisa 900rb rupiah) bisa dapat banyak karena yang saya beli adalah emas muda yang murah harganya, hal itu terjadi karena saya memprioritaskan dolar sebagai mas kawin. Kenapa saya ngotot untuk membeli dolar, Karena saya meresponi sehingga bertindak untuk meyakinkan mata jasmani saya (melihat dolar) dan batin saya bahwa kelak aku harus memiliki pemasukan dari Dolar (Exporter). Dan itu lumayan berdampak dan memberi keyakinan kepada saya bahwa saya pasti sampai kesana (jadi seorang exporter)

2. Fokus dan bayar harga.
Setelah saya memberi dolar pada pertunangan saya apakah saya bisa jadi exportir cepat…? Hehehe tidak saya harus menunggu selama 3 tahun dan 2 tahun sebelumnya berarti 5 tahun, saya tetep melakukan hal yg sama, pergi ke warnet setiap malam mencari buyer dari internet. Di jepara ongkos warnet 1 jam kala itu 10rb rupiah dan saya di warnet minimal 2 jam dan sering kali lebih dari 5 jam ( berapa uang yg harus saya keluarkan) pada saat itu gaji saya 700rb-1jt rupiah, dari bujang, menikah, punya anak 1. Saudara-saudara… Saya membayar harganya dan terus terang saya rasakan saya membayarnya dengan Mahal. Apa yang ada pada dirimu keluarkan semua, kemampuanmu bahkan uangmu inilah yang dinamakan investasi (hehehe meskipun pada saat itu aku tidak menyadarinya)

3. Pantang menyerah dan Yakin penuh
Ini penting keyakinan yang penuh adalah energi, yang bisa menjadikan kita menjadi pribadi yang tidak kenal lelah, semangat dan kreatif.
Pada Tahun 2005 saya di PHK. Saya berteriak Horeeee…. Sementara teman2 saya pada lemas. Disini terlihat, orang kalau yakin….!!!! pikirannya terang- benderang pandangannya jelas. Saya berkata… Wow ini memang saatnya, moment bahwa memang saya harus fokus menjadi pengusaha. Lihat saya melakukan hal yang beresiko tinggi (gila), saya dapat pesangon , saya beliin motor honda grand bekas seharga 5.5juta (buat mobilitas), saya beli HP yg bisa buat modem, terus langganan Matrix 300rb perbulan untuk akses point internet. Saya membeli membership di Alibaba.com seharga 3.8jt rupiah, 2jt rupiah saya melunasi hutang saya. Pokoknya pada saat itu saya cuman punya uang sisa sekitar 1.5 juta. Gak tahu harus makan apa bulan depan. Saya keluarkan semua yang saya miliki demi Mimpi yg kelihatannya saya pandang bisa terealisasi… Tentu dg berdebar2 juga (berhasil gak ya….? Hehehe manusiawi lah). Selanjudnya….saya kerja (online) siang malam kan unlimited itu koneksi internetnya. Yahoo messenger aku onlinekan sehari semalam, suaranya aku kencengin…supaya kalau ada email masuk atau orang ngajak chating kedengeran keras sehinggak saya terjaga dari tidur saya…hal itu saya lakukan terus menerus… Apa hasilnya….duaaaaar.. Saya dapat pembeli 1 dari inggris…. Duar saya dapat lagi pembeli dari amerika dan irlandia serta dubai….selisih waktunya tidak lama cuman beberapa bulan dan ada beberapa pembeli yg saya dapatkan dlm minggu yang sama. Horeeee saya jadi exportir beneran….. Sekarang

Buat saudara/i ku yang berada pada masa penantian untuk berhasil, semoga tulisan ini bisa memotifasi anda untuk berusaha lebih giat lagi, harus ada harga yang harus dibayar, melakukan yang terbaik. Dan intinya semangat dan yakin, ketika anda semangat dan yakin Hmmm Impossible is Nothing.

Begini ceritanya

http://www.tobaphotographerclub.com/details.php?image_id=9118http://www.tobaphotographerclub.com

Ketika saya kecil, saya adalah seorang gembala sapi di suatu desa bernama Kagungan Ratu (saya suka nama desa ini). Sebuah desa yang ada di daerah Tulang bawang, Lampung. Daerah transmigrasi. Dari kecil sebelum sekolah sampai SMA saya menggembalakan sapi.

Disaat saya berada dipadang rumput bersama 11 sapi saya, saya sering berfikir kalo besar nanti aku jadi apa ya? Masak selamanya aku jadi gembala sapi? Angan2 saya sering berubah-ubah, kadang saya berfikir pingin jadi Dokter, kadang berfikir pingin jadi Musisi, kadang saya berfikir jadi seorang pengusaha. Dan lagi-lagi itu hanya keinginan. Tapi keinginan itu terus ada sampai SMA. Dan cita2 itu terus tidak menentu, tapi kali ini keinginan untuk menjadi musisi sudah hilang, karena skill musik saya gak bertambah-tambah maklum hidup di desa.

Setelah Mendekati kelulusan SMA saya semalin bingung menentukan keputusan kemana aku harus kuliah. Saya ingin mendaftar di akademi perawat, lho ternyata kebanyakan cewek disana (masalahnya kalo mau masuk fakultas kedokteran IQku gak nyampek) akhirnya udah mulai ter seleksi keinginan saya. Keinginan jadi dokter (para medis) hilang. Tapi ada lagi satu keinginan aku pingin menjadi Tour guide (soalnya semasa saya di SMA saya ikut kursus bahasa inggris jadi dikit2 saya bisa ngomong bahasa inggris). Dan keinginan keputusan dari keinginan saya sudah mulai mengerucut hingga saya memutuskan untuk Kuliah di Akademi Pariwisata.

Rencana di bandung, tetapi di tengah2 cerita ada seorang cewek yang aku sukai (tapi dia gak tau kalo aku suka ama dia) mengajak aku kuliah di semarang, wah kebetulan nih. Saya tanya ama dia “apa ada akademi pariwisata disana?” Dia bilang ada namanya AKPARI singkat cerita saya setuju. Berangkatlah kesemarang. Aku daftar di AKPARI, si dia daftar di STMIK Dian Nuswantoro (now Universitas Dian Nuswantoro). Ada cerita menarik disini. Ketika itu saya mengantar dia untuk daftar di STMIK Dian Nuswantoro, saya secara tiba2 tertarik untuk mendaftar di kampus tersebut juga, kenapa? Saya tertarik dengan melihat banyaknya komputer di ruangan kelas, wah sepertinya kok modern (dasar wong ndeso) Akhirnya aku daftar di kampus itu juga. Ketika di umumkan lulus keduanya, saya memutuskan kuliah di STMIK Dian Nuswantoro.(Kejadian ada di sekitar bulan april 1994) Ada hal yang menarik kalo disimak dari cerita ini, disini terlihat begitu plin-plannya saya dan bimbangnya saya yg menjurus kebingungan ketika saya menentukan arah hahahaha. Akhirnya saya Kuliah di sana. Banyak cerita menarik ketika saya kuliah disana, tentunya cerita suka dan duka. Tapi ada cerita yang lucu salah satunya ini, (sudah saya muat sebelumnya) : Ini ceritanya : Saya baru pertama kali melihat dan memegang komputer pada saat itu. Dan saya berfikir bahwa komputer adalah Benda yang sangat pandai. Dengan memakan waktu lama untuk memilih huruf satu per satu pada tut keyboard karen baru pertama kali pegang kibot, saya bertanya pada komputer (si benda yang saya anggap pandai) melalui syntax text di A promt begini tepatnya :
A\>Siapa nama president Indonesia? lalu di jawab oleh komputer di layar monitor A\>bad command lalu saya ulang lagi pakai bahasa inggris, saya berfikir mungkin karena computer diciptakan orang Amerika, jadi saya coba in English
A:\>who is president of Indonesia jawabannya masih sama
A:\>bad command Untungnya saat itu gak ada orang dibelakang saya.

Cerita ini memperlihatkan begitu polosnya saya dan terbelakangnya pikiran saya pada saat itu. (cerita ini tidak mengada2 bener2 saya lakukan) Selama kuliah di saya sudah tidak berfikir lagi mau jadi apa, yg ada di benak pikiran saya adalah bagaimana saya bisa menyelesaikan kuliah. Jujur saya berjuang keras untuk bisa lulus karena ternyata kuliah disini tidak sesimpel dari yang apa saya bayangkan sebelumnya, disini saya ketemu matematika lagi, kalkulus, fisika, algoritma, logika dll, tapi saya suka pelajaran pemrograman komputer, seperti basica, pascal, DBase walaupun saya susah mengikuti dan nilai juga gak bagus2 amatn bahkan ada beberapa yg harus mengulang. Tapi saya suka. Pikiran saya mulai terbuka pada akhir tahun 1997 dimana disitu saya mengenal namanya Internet. Wih saya bener2 suka internet. Karena kita dg mudah bisa terhubung kemana saja lintas negara. Untuk meresponi kesukaan saya tadi saya mulai keperpustakaan dan belajar apa yang namanya HTML (Hypertext Markup Language) bahasa pemrograman untuk membuat website. Dalam waktu singkat saya punya website. Waktu itu ada program untuk chating terkenal sekali namanya mIRC kita bisa chat disitu, kebetulan saya chat sama salah satu teman saya di Amrika (kenalnya cuma dari chating). Saya ketik gini.
Saya > HI friend I just build a website, I just want to know if you could see my website. Dia> sure, give me the address please? Waktu itu alamatnya ini http://udinus.ac.id/UKM-PMK.html (kalo gak salah) Saya minta admin kamus untuk menaruh webku ke server kampus. Lalu link saya kasih kedia. Dia klick kan pasti. Trus dia bilang Dia> I can see it, it’s beautiful Saya> really you could saw it? Please let me know what you saw ( Sorry kalo tulisannya salah) tapi gambarannya seperti itu. Lalu dia mebacakan yg dia lihat untuk meyakinkan saya bahwa di bener2 melihat web saya.

Pada saat itu saya senang sekali. Ini embrio dari kesuksesan saya. Dari sini saya berfikir bahwa saya bisa jadi pengusaha Export. Karena website, dan sya terus belajar photoshop, akhirnya ketemu dreamweaver dll. Setelah lulus kuliah saya sempat kerja di perpustakaan kampus, nah disitu saya banyak belajar tentang web design. Hingga suatu saat saya mendapat tawaran kerja di Jepara. Di sebuah perusahaan export di kota itu. Wah hati saya melonjak kegirangan. Karena cita2 menjadi seorang Pengusaha (export) semakin dekat. Sambil bekerja sebagai seorang administrasi dan merangkap keuangan, saya juga membuatkan website buat perusahaan saya (saya gratisi). Dan saya juga membuat website saya pribadi yg berisi gambar2 Mebel (kejadian di tahun 2000 bulan Mei) Dalam waktu seminggu website saya online kan, saya mendapat contact dari italia. Wah… Saya sembunyi2 dg orang perusahaan menjemput calon buyer tadi bersama teman saya yg satu ide di perusahaan. Hehehe gak deal ternyata. Tapi saya sudah senang pernah mendatangkan orang eropa melalui web saya. Selain saya jadi karyawan dan punya web sendiri saya juga menerima jasa pembuatan website. Dan saya terlena dg pekerjaan itu dan fokus saya untuk memasarkan barang di website saya sendiri terbengkalai dan selama 5 tahun saya tidak lagi mendatangkan calon pembeli dari website saya, karena saya tidak concern mungkin ya. Hingga awal pada tahun 2005 saya dan teman2 di PHK dari kerjaan.

Titik Balik Pada pertengahan 2004 saya bertanya dengan Pendeta Saya Namanya Bpk. Oscar Pakpahan. Saya panggil Beliau Bang. “Bang, saya pingin keluar nih dari kerjaan gimana menurut Abang” Pada saat itu dia menjawab ” Tunggu dulu, kata Andre wongso orang kalau mau naik kwadran itu ada momentnya, kamu merasa momentnya tepat gak ?”. Saya mikir oh sepertinya blom momentnya. Cerita mundur sebentar, Pada pertengahan 2004 saya bertemu dg orang yg luar biasa namanya Mas Heris Nugroho (Murid saya les piano) dia melihat kemampuan saya, dan dia mengajak saya untuk membuat perusahaan dan sebagai saya marketingnya dia partner kerja saya sampai sekarang. Tanpa basa-basi saya mau dan membuat website http://www.presidentfurniture.com Pada akhir 2004 boss saya sudah mengatakan kalo PHKada awal di thn 2005 Nah ini moment tho? Orang diPHK mau gimana lagi, temen2 kerja pada susah dan mengeluh tetapi saya senang, karena saya dapat moment. Dengan keyakinan karena momentnya yg tepat tadi, saya habis-habisan kerja untuk mencari pembeli melalui website saya. Berbekal uang pesangon PHK, siang malam saya ke warnet dan sebagian uang saya pakai untuk membayar membership salah satu web trade directory besar pada saat itu.

Uang PHK saya habiskan. Berhasil sukses, dalam waktu singkat saya mendapat banyak client dan PresidentFurniture.com tambah hari tambah maju sampai sekarang. Tanpa sadar President Furniture sudah besar dan mari kita hitung apa dampaknya. Kami punya sekitar 30 pengrajin furniture, setiap pengrajin memperkerjakan 25-50 karyawan dan blom tenaga kerja kami di kantor dan di pabrik, kalo di hitung2 kita sudah memberi makan ribuan orang dan menciptakan lapangan kerja. Ayo teman2 jadilah pengusaha, Go Online dan ciptakan lapangan kerja, jual kemampuanmu, ciptakan sesuatu dan jual dg online ciptakan pekerjaan pada orang sekelilingmu, jadilah berkat bagi bangsamu. Kalian adalah teruna2 penerus bangsa. Jadilah pahlawan penerus kemerdekaan. Bangsa ini besar kaya raya banyak peluang di bangsa ini dan bukalah pikiranmu. Mudah2an cerita ini bisa menginspirasi saudara sekalian para pembaca.

By Ponco Suhirno